Memang mengurus sepak bola bukanlah suatu hal yang mudah untuk di lakukan, ini terbukti dengan gagalnya para pengurus pssi sekarang yang tidak mampu lagi mengurusi persepak bolaan negeri ini, banyak persoalan tidak mampu mereka atasi, mulai dari pengaturan skor pertandingan, suap menyuap wasit hingga kekerasan di lapangan masih menjadi pekerjaan rumah yang belum mendapatkan pengatasan solusi yang maksimal.
Di Negara ini, sepak bola telah menjadi hobi tersendiri bagi masyarakatnya, dari anak-anak, remaja, dewasa dan orang tua ikut menikmati, bahkan batasan bahwa olahraga ini hanya di sukai oleh para lelaki telah hilang, banyak sekali wanita sekarang telah menjadi penghobi sepak bola. Sebuah kemajuan yang tentunya bakal berakibat sangat-sangat positif bagi olahraga ini.
Atmosfir sepak bola di Indonesia memang sangat menarik, baik bagi pemain lokal maupun bagi pemain asing. Tidak heran, banyak sekali pemain lokal dan asing berlomba – lomba mengadu nasib untuk bermain di liga super Indonesia, selain atmofir sepak bola yang sangat di minati, tentu juga karena bayaran yang di dapat juga masuk dalam kategori “tinggi”, terutama di kawasan asia tenggara. Para pemain asing (baik asia maupun non asia) kini telah membanjiri persepak bolaan Indonesia, di antara mereka banyak pemain yang memang talented bahkan ada juga yang under standard.
Kita tentu telah maklum dengan banyaknya pemain “timnas” Negara-negara asia tenggara yang bermain di tanah air. Untuk menjadi sebuah sepak bola industri, kedatangan para pemain tersebut adalah sesuatu sangat berharga, ini karena mereka memiliki nama di negaranya masing – masing sehingga kita dapat memperkenalkan budaya sepak bola kita ke Negara-negara asal mereka.
sepak bola Indonesia di proyeksikan bisa menjadi sepak bola industri di tahun 2012, mungkinkah?untuk benar-benar dapat terlaksana, satu hal yang masih perlu di lakukan adalah bagaimana untuk mendewasakan para pencinta olah raga ini, supporter sepak bola Indonesia terkadang masih belum bisa menerima kekalahan timya secara legawa (fair play). Kerusuhan dan keributan masih sering mewarnai kompetisi bergengsi ini, baku hantam dan tawuran seakan adalah kewajiban jika klub kesayangan menderita kekalahan. Di sinilah PSSI memegang peranan yang vital, yaitu menggandeng para supporter untuk secara legawa menerima kekalahan dan secara antusias merayakan kemenangan.
Untuk menjadi sebuah industry sepak bola yang benar-benar professional masih banyak pembenahan yang perlu di lakukan, profesionalitas klub, ketegasan wasit, kedewasan supporter, infrastruktur serta kepengurusan liga yang professional dan kompeten adalah sesuatu yang mutlak di perlukan. Tanpa itu semua jangankan menjadi sepak bola yang berorientasi industry, keprofesionalisme dan fair play belum tentu dapat terlaksana dengan baik.
Kita tentu telah maklum dengan banyaknya pemain “timnas” Negara-negara asia tenggara yang bermain di tanah air. Untuk menjadi sebuah sepak bola industri, kedatangan para pemain tersebut adalah sesuatu sangat berharga, ini karena mereka memiliki nama di negaranya masing – masing sehingga kita dapat memperkenalkan budaya sepak bola kita ke Negara-negara asal mereka.
Bersambung………………..
penulis : Alhaq
Komentar
Posting Komentar