Langsung ke konten utama

Singapura Minta Indonesia Ekspor Holtikultura tak Terbatas

Penulis : Asni Harismi 
JAKARTA--MICOM: Prospek cerah menanti produk holtikultura Indonesia di 2011. Pasalnya, Singapura meminta Indonesia untuk mengekspor produk-produk holtikultura dalam jumlah tak terbatas, baik sayuran maupun buah-buahan.
"Dengan adanya kesepakatan Indonesia untuk mengekspor produk holtikultura sejumlah tak terbatas ke Singapura, potensi ekspor produk holtikultura kita bisa meningkat hingga 30% dari sekarang yang hanya 6%," kata Direktur Jenderal Pemasaran dan Pengolahan Hasil Pertanian (P2HP) Kementerian Pertanian Zaenal Bachrudin ketika dihubungi di Yogyakarta, Selasa (1/2).

Meningkatnya jumlah ekspor Indonesia disebabkan pembatasan ekspor holtikultura yang dilakukan China terhadap Singapura itu sendiri. Selain itu, Indonesia juga dipilih Singapura berdasarkan pertimbangan kedekatan geografis sehingga produk holtikultura yang memang cepat busuk bisa terjaga kesegarannya.

Dalam enam tahun terakhir, Indonesia sendiri mengekspor sedikitnya 10 produk utama holtikultura ke Negeri Singa tersebut. Komoditas holtikultura itu meliputi kubis, nenas, kentang, polong-polongan, cabai merah, bawang merah, jamur, selada, sayuran, serta komoditas holtikultura lainnya.

Komoditas holtikultura dengan nilai ekspor paling besar ialah kubis. Hingga Agustus 2010, Indonesia telah mengekspor 6.073.199 kilogram kubis ke Singapura dengan nilai US$ 2.310.952.

Hingga akhir tahun 2010, jumlah ini diperkirakan bakal melampaui ekspor di akhir 2009 dengan volume 10.521.327 kg senilai US$ 3.055.491.

"Mereka (Singapura) paling meminati kubis, dan juga tertarik mengimpor cabai, kentang, dan buah-buahan seperti alpukat," kata Direktur Pemasaran Internasional Direktorat P2HP Kementan Mesah Tarigan kepada Media Indonesia di kantornya, Jakarta, Selasa (1/2). (*/OL-11)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bos Forbes Yakin Indonesia Dapat Menjadi Negara Maju

Pemilik Majalah Forbes, Steve Forbes menilai orang Indonesia bisa semakin kaya dalam tahun-tahun ke depan. Sebab, kondisi perekonomian lebih baik dibandingkan mayoritas negara di dunia serta meningkatnya kebutuhan akan sumber daya alam menjadi faktor pendorong peningkatan kekayaan orang Indonesia. Pria yang mengaku khusus datang ke Jakarta untuk melongok perkembangan Tanah Air mengatakan, Indonesia dapat lebih maju jika secara serius membenahi sektor pendidikan dan infrastruktur. Dengan begitu, Indonesia dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang saat ini berada di kisaran 6 persen atau lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 3 persen. Data yang dilansir majalah Forbes pada Desember ini memperlihatkan terjadinya peningkatan kekayaan orang-orang kaya di Indonesia. Total kekayaan 40 orang terkaya tersebut meningkat hampir dua kali lipat dalam satu tahun yaitu US$ 42 miliar pada tahun 2009 menjadi US$ 71 miliar pada tahun 2010. "Itu peningkatan uang yang teramat ...

Kalkulator Energi Buatan Dalam Negeri

KOMPAS.com — Kesulitan pemenuhan kebutuhan energi bukan hanya soal keterbatasan sumber daya dan teknologi, melainkan juga soal semakin tingginya permintaan energi itu sendiri. Betapapun melimpah sumber energinya, jika tak dibarengi dengan upaya efisiensi energi, sumber daya tersebut tetap akan terbatas. Peneliti Pusat Ilmu Komputer (Puslim) Universitas Indonesia beserta anggota tim lainnya yang bekerja sama dengan Danish International Development Assistance, Denmark, mengajak kita semua untuk mulai berhitung dengan seluruh energi yang digunakan, terutama energi listrik. Mereka mengembangkan kalkulator energi yang bisa diakses di portal www.konservasienergiindonesia.info . Zaki Rahman dari Puslim UI, dalam presentasinya di acara peluncuran Energy Efficiency and Conservation Clearing House Indonesia (EECCHI), hari ini (4/3/2011) di JW Marrriot Jakarta, mengatakan, "Kalkulator energi ini bisa menghitung konsumsi energi listrik, distribusi energinya ke mana saja, dan bagian-bagian ...