Langsung ke konten utama

Gubernur Optimistis Indonesia Penghasil Kakao Terbesar Dunia

Mamuju (ANTARA News) - Gubernur Sulawesi Barat, H.Anwar Adnan Saleh, tetap optimistis bisa menjadikan Indonesia sebagai penghasil kakao terbesar dunia menggeser negara Pantai Gading.

"Saya tetap yakin mampu menjadikan Indonesia sebagai negara penghasil kakao terbesar dunia sejak pelaksanaan kegiatan program gerakan nasional peningkatan produksi dan mutu kakao (Gernas pro-Kakao) digulirkan,"kata Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Selasa.

Menurutnya, memang saat ini negara Pantai Gading menempati tempat tertinggi penghasil terbesar di dunia dan Indonesia berada pada urutan kedua.

Karena itu, kata dia, saat mendapat kepercayaan mempresentasikan program Gernas pro-Kakao di Bappenas, dia meminta agar kegiatan yang telah berjalan sejak tahun 2008 itu dilanjutkan hingga tahun 2014 mendatang.

"Program itu memiliki target memperbaiki produksi dan mutu, sehingga dengan target yang ditetapkan itu bisa melebihi produksi negara Pantai Gading di 2014," jelas gubernur pencetus kegiatan gernas itu.

Ia mengatakan, Pemprov Sulbar menargetkan mampu meningkatkan produksi kakao setiap tahunnya terkendala dengan anggaran yang diberikan oleh pusat setelah adanya tambahan enam provinsi penerima dana Gernas sehingga 15 total penerima Gernas di tahun 2010.

Pada tahun 2009 lalu, kata dia, pihaknya menargetkan bisa menghasilkan kakao hingga 40 ribu ton, lalu kemudian ditargetkan di tahun 2010 menjadi 10 ribu ton.

"Target ini menurun karena anggaran pemerintah pusat pun dilakukan pengurangan. Makanya, saat mempersentasekan Gernas di Bappenas dirinya meminta keseriusan pusat untuk tetap menggemukkan provinsi penerima gernas tersebut khususnya sembilan provinsi di kawasan timur Indonesia," jelas gubernur.

Gubernur mengatakan, produksi kakao di KTI selama ini telah mampu memberikan sumbangan produksi nasional sekitar 80 persen dan sekitar 73 persen disumbangkan dari pulau sulawesi.

"Sekitar tujuh persen ini didukung dari provinsi lain seperti provinsi Bali, NTT dan beberapa provinsi lainnya," ungkapnya. (ACO/Y006/K004)
Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2011

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DAFTAR ALAMAT BUMN di INDONESIA

• PERBANKAN • PT Bank Ekspor Indonesia [ Situs Resmi ] • PT Bank Mandiri Tbk [ Situs Resmi ] • PT Bank Negara Indonesia Tbk [ Situs Resmi ] • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk [ Situs Resmi ] • PT Bank Tabungan Negara [ Situs Resmi ] • ASURANSI • PT ASABRI • PT Asuransi Ekspor Indonesia [ Situs Resmi ] • PT Asuransi Jasa Indonesia [ Situs Resmi] • PT Asuransi Jasa Raharja [ Situs Resmi ] • PT Asuransi Jiwasraya [ Situs Resmi ] • PT Asuransi Kesehatan Indonesia [ Situs Resmi ] • PT Jamsostek [ Situs Resmi ] • PT Reasuransi Umum Indonesia [ Situs Resmi ] • PT Taspen [ Situs Resmi ] • Jasa Pembiayaan • Perum Pegadaian [ Situs Resmi ] • Perum Sarana Pengembangan Usaha [ Situs Resmi ] • PT Danareksa [ Situs Resmi ] • PT Kliring Berjangka Indonesia [ Situs Resmi ] • PT PANN Multi Finance [ Situs Resmi ] • PT Permodalan Nasional Madani [ Situs Resmi ] • JASA KONSTRUKSI • Perum Pengembangan Perumahan Nasional [Situs Resmi] • PT Adhi Karya Tbk [ Situs Resmi ] • PT Brantas A...

Bos Forbes Yakin Indonesia Dapat Menjadi Negara Maju

Pemilik Majalah Forbes, Steve Forbes menilai orang Indonesia bisa semakin kaya dalam tahun-tahun ke depan. Sebab, kondisi perekonomian lebih baik dibandingkan mayoritas negara di dunia serta meningkatnya kebutuhan akan sumber daya alam menjadi faktor pendorong peningkatan kekayaan orang Indonesia. Pria yang mengaku khusus datang ke Jakarta untuk melongok perkembangan Tanah Air mengatakan, Indonesia dapat lebih maju jika secara serius membenahi sektor pendidikan dan infrastruktur. Dengan begitu, Indonesia dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang saat ini berada di kisaran 6 persen atau lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 3 persen. Data yang dilansir majalah Forbes pada Desember ini memperlihatkan terjadinya peningkatan kekayaan orang-orang kaya di Indonesia. Total kekayaan 40 orang terkaya tersebut meningkat hampir dua kali lipat dalam satu tahun yaitu US$ 42 miliar pada tahun 2009 menjadi US$ 71 miliar pada tahun 2010. "Itu peningkatan uang yang teramat ...