Jakarta - Dua perguruan tinggi swasta (PTS) masing-masing Politeknik Nusa Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, dan Politeknik Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau, dinegerikan dan penyerahan asetnya dilakukan di Gedung Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), Jakarta, Rabu (9/2).
Bupati Bengkalis Herliyan Saleh menyerahkan aset berupa tanah, bangunan, sarana, dan prasarana kepada Direktur Jenderal PendidikanTinggi Kemdiknas Djoko Santoso. Adapun aset berupa sumber dayamanusia diserahkan oleh Kepala Yayasan Bangun Insani Sulaiman Zakaria.
Sementara aset berupa tanah, bangunan, sarana, prasarana, dansumber daya manusia Politeknik Nusa Utara diserahkan oleh Bupati Kepulauan Sangihe Winsulangi Salindeho.
Menyaksikan penyerahan aset tersebut, Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal, WKS Inspektur Jenderal Wukir Ragil, Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Indra Gunawan, Ketua DPRD Kabupaten Sangihe Tonao Jangkobus, Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Ditjen Dikti Kemdiknas Jazidie, Direktur Politeknik Bengkalis Muhammad Milchan, dan Direktur Politeknik Nusa Utara S.Berhimpon.
Pada kesempatan tersebut, Wamendiknas Fasli Jalal mengatakan, dinegerikannya politeknik ini akan membuka akses yang lebih luaskepada masyarakat untuk mengenyam pendidikan tinggi.
Namun demikian, akses yang dibuka lebar ini harus diikuti dengan mutu yang baik. “Untuk politeknik ini, keterampilan dan pengalamandi dunia industri itu paling penting. Mudah-mudahan kalau itu kitalakukan, tingkat pengangguran lulusan perguruan tinggi apalagi politeknik bisa kita tekan, dan mereka bisa lebih banyak bekerjamandiri,” katanya.
Sementara itu Dirjen Dikti, Djoko Santoso, mengatakan, keduapoliteknik ini sudah dikelola secara baik dengan akuntabilitas tinggi. Ke depan, politeknik negeri ini dapat dikelola bersama.
Sementara itu Dirjen Dikti, Djoko Santoso, mengatakan, keduapoliteknik ini sudah dikelola secara baik dengan akuntabilitas tinggi. Ke depan, politeknik negeri ini dapat dikelola bersama.
Dia meminta kepada kedua pemerintah daerah agar tetap mengalokasikan anggaran. “Kami berharap kerja sama semakin eratuntuk perkembangan area perbatasan kita. Area ini menjadi ruangdepan dari rumah kita,” katanya.
Sementara itu, Bupati Bengkalis Saleh Herliyan berharap politeknik yang dinegerikan ini akan menjadi awal yang baik bagi Kabupaten Bengkalis dalam usahanya menjadi pusat pendidikan.
Dia juga menjamin bahwa pihaknya menjamin kualitas dan keamanan pendidikan di Kabupaten Bengkalis. “Ada dua hal yang dicari olehorang tua dalam menyekolahkan anak-anaknya. Pertama kualitas, dankedua keamanan. Dua-duanya dijamin oleh Pemerintah Bengkalis,”katanya.(T.Ad/toeb)
Komentar
Posting Komentar