Langsung ke konten utama

Beberapa Penemuan uni anak bangsa.salut

1. KOMKA "Kompor Keluarga Amanah" (HRP 2009)

Kompor adalah elemen penting dalam proses masak. Bahan bakarnya beragam. Bisa gas, minyak tanah, parafin, dll. Tapi komka atau kompor keluarga amanah) ini unik karena bahan bakarnya sampah. Kok bisa?

KOMKA ditemukan Heru Permono. Ia memproduksi kompor di Berco Mandiri Wijaya (BMW) Jalan TPA Pondok Rajeg 99. Dari bengkel ini dia menawarkan komka Rp129.000 per unit. Hasilnya, peminat kompor ini mulai berdatangan. Bahkan dari luar pulai. “Seluruh pulau Jawa sudah berminat mulai Jabar hingga Jatim dan Madura. Bahkan Kalimantan dan Sulawesi sudah memesan,” jelasnya.



2. Rekayasa knalpot untuk mengurangi emisi kendaraan bermotor memang bukan hal baru. Beberapa tahun lalu sempat ada penemuan tentang penggunaan zeolit dan plasma untuk mengurangi emisi. Namun, penemuan tersebut tak banyak mendapat tanggapan karena besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk merekayasa dan mempertahankan fungsinya.

Kini, ada inovasi lain yang lebih efektif dan efisien dari penggunaan zeolit, yaitu plasmulator. Prinsip inovasi baru ini terbilang sederhana sebab hanya berdasarkan pada penggunaan elektroda yang bermuatan positif dan negatif untuk menarik zat lain yang bermuatan beda. Singkatnya, seperti kemampuan magnet untuk menarik logam.

Plasmulator ini dibuat dari bahan-bahan sederhana, yaitu kaleng minuman bekas, baling-baling kecil berbahan logam, dan dinamo DC 12 V. Kaleng minuman bekas dipotong salah satu sisnya kemudian sisi lainnya disisipi plasma dan dinamo di dalamnya. Plasma sendiri berisi kabel dengan karet pembungkus yang telah dikupas dan elektroda berbahan dasar logam, dikaitkan dengan sisi luar kaleng bekas dengan baut.

Bagaimana cara plasmulator mengurangi emisi? Aliran gas yang keluar dari kendaraan bermotor akan menggerakan baling-baling. Energi gerak yang ada di baling-baling akan diubah menjadi energi listrik sehingga elektroda memiliki muatan tertentu. Muatan tertentu pada elektroda inilah yang akan membuat senyawa emisi kendaraan tertarik ke bagian plasma sehingga tak bisa dikeluarkan ke udara bebas.

Siswa-siswa yang menjadi inovator menyebut bahwa keunggulan alat ini ada pada biaya produksi yang murah sehingga bisa dijual dengan harga yang terjangkau. Dengan harga yang terjangkau, mereka menganggap bahwa banyak masyarakat yang akan membeli dan menggunakannya sehingga program pengurangan emisi kendaraan bermotor dapat berjalan.

Dibandingkan modifikasi knalpot dengan penambahan zeolit, metode yang disebut ionisasi ini lebih efisien. Masyarakat tak perlu menambahkan zeolit setiap periode tertentu seperti pada penemuan terdahulu, tetapi cukup membeli satu alat ini saja untuk selamanya, tinggal pemeliharaannya harus dilakukan sehingga tak cepat aus.

Soal kefektifan alat ini, para inovatornya sudah menguji apa yang mereka buat ini di BLH DIY lewat uji emisi. Dari hasilnya, sekitar 25,76 persen kadar CO2, 63,64 persen kadar nitrogen oksida, dan 24,35 persen kadar karbon monoksida berkurang. Nah, kalau ingin memanfaatkannya, para inovator mengatakan bahwa tiap orang bisa membuatnya sendiri karena prinsipnya sangat sederhana atau tunggu saja sampai produk macam ini dipasarkan.

Inovasi siswa SMU 1 Teladan Yogyakarta ini menjadi juara I di National Young Inventor Awards yang diselenggarakan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan diumumkan pada Kamis (21/10/2010). Selamat kepada anggota tim, Ikhsan Brilianto, Andreas Diga, dan Ahmed Reza.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bos Forbes Yakin Indonesia Dapat Menjadi Negara Maju

Pemilik Majalah Forbes, Steve Forbes menilai orang Indonesia bisa semakin kaya dalam tahun-tahun ke depan. Sebab, kondisi perekonomian lebih baik dibandingkan mayoritas negara di dunia serta meningkatnya kebutuhan akan sumber daya alam menjadi faktor pendorong peningkatan kekayaan orang Indonesia. Pria yang mengaku khusus datang ke Jakarta untuk melongok perkembangan Tanah Air mengatakan, Indonesia dapat lebih maju jika secara serius membenahi sektor pendidikan dan infrastruktur. Dengan begitu, Indonesia dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang saat ini berada di kisaran 6 persen atau lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 3 persen. Data yang dilansir majalah Forbes pada Desember ini memperlihatkan terjadinya peningkatan kekayaan orang-orang kaya di Indonesia. Total kekayaan 40 orang terkaya tersebut meningkat hampir dua kali lipat dalam satu tahun yaitu US$ 42 miliar pada tahun 2009 menjadi US$ 71 miliar pada tahun 2010. "Itu peningkatan uang yang teramat ...

Kalkulator Energi Buatan Dalam Negeri

KOMPAS.com — Kesulitan pemenuhan kebutuhan energi bukan hanya soal keterbatasan sumber daya dan teknologi, melainkan juga soal semakin tingginya permintaan energi itu sendiri. Betapapun melimpah sumber energinya, jika tak dibarengi dengan upaya efisiensi energi, sumber daya tersebut tetap akan terbatas. Peneliti Pusat Ilmu Komputer (Puslim) Universitas Indonesia beserta anggota tim lainnya yang bekerja sama dengan Danish International Development Assistance, Denmark, mengajak kita semua untuk mulai berhitung dengan seluruh energi yang digunakan, terutama energi listrik. Mereka mengembangkan kalkulator energi yang bisa diakses di portal www.konservasienergiindonesia.info . Zaki Rahman dari Puslim UI, dalam presentasinya di acara peluncuran Energy Efficiency and Conservation Clearing House Indonesia (EECCHI), hari ini (4/3/2011) di JW Marrriot Jakarta, mengatakan, "Kalkulator energi ini bisa menghitung konsumsi energi listrik, distribusi energinya ke mana saja, dan bagian-bagian ...