Langsung ke konten utama

Asian Military Review: Kekuatan Militer Udara Indonesia 2011

ndonesian Air Force
7/3 F-16A/B expected to decide on 10 year $150m MLU from 2011
29 Hawk 209
10 Hawk 53/109, 12+ replacement due for announcement in 2011
5 Su-27SK/SKM, deal to acquire missiles signed in Nov. 2010
5 Su-30MK/MK2 last deliveries in September 2010
8 Ordered EMB-314 Super Tucano plans on a further 8, delivery from 2012
2 OV-10
3 737 MPA
1+2 Ordered CN-235 MPA
2 KC-130B
1 737
15 C-130B/H/ H-30/L-100
12 C-212
5+2 CN-235 110/220M
4 F27-400M
5 F-28 1000/3000
2 PC-6
11 NAS330J
12 Ordered AW101, 2010 €560m deal for government transport
2 Ordered EC725
11 EC120B
11 KT-1B
18 SF-260M/W
16 T-34C
28 AS/SA-202

Indonesian Army
1 BN-2A
3 C-212
2 DHC-5
1 Turbo Commander
11 Bell 205A-1
18 Ordered Bell 210
28 Bell 412
17 NBO-105
16 Mi-17-V5
8 Mi-35M, last AC delivered in September

Indonesian Navy
2+3 NC-212-200 MPA
9+1 NC-212-200
2Ordered NCN-235-220
3 Nomad 22 MPA
17 Nomad 22/24 Transport
8+1 Ordered NB 412SP
4 NAS.332
4 NBO-105
3 EC-120B
2 Mi-2

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bos Forbes Yakin Indonesia Dapat Menjadi Negara Maju

Pemilik Majalah Forbes, Steve Forbes menilai orang Indonesia bisa semakin kaya dalam tahun-tahun ke depan. Sebab, kondisi perekonomian lebih baik dibandingkan mayoritas negara di dunia serta meningkatnya kebutuhan akan sumber daya alam menjadi faktor pendorong peningkatan kekayaan orang Indonesia. Pria yang mengaku khusus datang ke Jakarta untuk melongok perkembangan Tanah Air mengatakan, Indonesia dapat lebih maju jika secara serius membenahi sektor pendidikan dan infrastruktur. Dengan begitu, Indonesia dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang saat ini berada di kisaran 6 persen atau lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 3 persen. Data yang dilansir majalah Forbes pada Desember ini memperlihatkan terjadinya peningkatan kekayaan orang-orang kaya di Indonesia. Total kekayaan 40 orang terkaya tersebut meningkat hampir dua kali lipat dalam satu tahun yaitu US$ 42 miliar pada tahun 2009 menjadi US$ 71 miliar pada tahun 2010. "Itu peningkatan uang yang teramat ...

Kalkulator Energi Buatan Dalam Negeri

KOMPAS.com — Kesulitan pemenuhan kebutuhan energi bukan hanya soal keterbatasan sumber daya dan teknologi, melainkan juga soal semakin tingginya permintaan energi itu sendiri. Betapapun melimpah sumber energinya, jika tak dibarengi dengan upaya efisiensi energi, sumber daya tersebut tetap akan terbatas. Peneliti Pusat Ilmu Komputer (Puslim) Universitas Indonesia beserta anggota tim lainnya yang bekerja sama dengan Danish International Development Assistance, Denmark, mengajak kita semua untuk mulai berhitung dengan seluruh energi yang digunakan, terutama energi listrik. Mereka mengembangkan kalkulator energi yang bisa diakses di portal www.konservasienergiindonesia.info . Zaki Rahman dari Puslim UI, dalam presentasinya di acara peluncuran Energy Efficiency and Conservation Clearing House Indonesia (EECCHI), hari ini (4/3/2011) di JW Marrriot Jakarta, mengatakan, "Kalkulator energi ini bisa menghitung konsumsi energi listrik, distribusi energinya ke mana saja, dan bagian-bagian ...