Langsung ke konten utama

Pengusaha Malaysia Minta Indonesia Lindungi Investasi Mereka

TEMPO Interaktif, Bandung - Pengusaha Malaysia meminta pemerintah Indonesia melindungi investasi para pengusaha asal Negeri Jiran yang menamkan modalnya di Indonesia. Selain itu, mereka meminta kebijakan dan jaminan keamanan dalam setiap transaksi elektroniknya terutama perbankan.
”Bukan hanya security tapi juga terkait prosuder produk halal,” ujar Sabrina Muhamad Noer salah seorang pengusaha Malaysia saat seminar May Bank Ekonomi Malaysia Indonesia di Bandung, Indonesia. Jumat (28/1).

Dato Seri Ahmad Husni Hanadzlah Menteri Kewanangan Kedua Malaysia menegaskan, pasar Indonesia sangat potensial, Selain itu, untuk produk halal dari kedua Negara bisa berkembang. Bahkan bisa merambah pasar Timur Tengah yang tergantung dari produk- produk halal Malaysia dan Indonesia.”Kerjasama Indonesia dan Malaysia untuk produk halal bisa dipererat. Pasarnya sangat besar.”

Ia menegaskan, Kerajaan Malaysia dan pemerintah Indonesia terus melakukan pembicaraan terkait perdagangan kedua negara.

Hendry Subikto Penasehat Khusus Menteri Komunikasi dan Informasi dalam kesempatan sama menegaskan pemerintah menjamin keamanan investasi yang akan dilakukan pengusaha luar.
Dalam hal keamanan transaksi elektronik pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Undang Undang Transaksi Elektronik yang menjamin keamanan transaksi di Indonesia.”Misalnya, kalau untuk investasi Teknologi Informasi, harus menggandeng pengusaha nasional. Pengusaha Malaysia bisa melakukan dalam mekanisme PMA(Penanaman Modal Asing.” ujarnya.

Heru Staf Ahli Kepabean dan Cukai Indonesia menegaskan pemerintah Indonesia mendorong kemudahan ekspor dan impor yang mudah dan murah untuk para pengusaha. ”Prosedurnya sangat mudah. Jangan anggap bea cukai Indonesia seperti dulu. Indonesia sudah berubah,” katanya.

ALWAN RIDHA RAMDANI

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bos Forbes Yakin Indonesia Dapat Menjadi Negara Maju

Pemilik Majalah Forbes, Steve Forbes menilai orang Indonesia bisa semakin kaya dalam tahun-tahun ke depan. Sebab, kondisi perekonomian lebih baik dibandingkan mayoritas negara di dunia serta meningkatnya kebutuhan akan sumber daya alam menjadi faktor pendorong peningkatan kekayaan orang Indonesia. Pria yang mengaku khusus datang ke Jakarta untuk melongok perkembangan Tanah Air mengatakan, Indonesia dapat lebih maju jika secara serius membenahi sektor pendidikan dan infrastruktur. Dengan begitu, Indonesia dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang saat ini berada di kisaran 6 persen atau lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 3 persen. Data yang dilansir majalah Forbes pada Desember ini memperlihatkan terjadinya peningkatan kekayaan orang-orang kaya di Indonesia. Total kekayaan 40 orang terkaya tersebut meningkat hampir dua kali lipat dalam satu tahun yaitu US$ 42 miliar pada tahun 2009 menjadi US$ 71 miliar pada tahun 2010. "Itu peningkatan uang yang teramat ...

Kalkulator Energi Buatan Dalam Negeri

KOMPAS.com — Kesulitan pemenuhan kebutuhan energi bukan hanya soal keterbatasan sumber daya dan teknologi, melainkan juga soal semakin tingginya permintaan energi itu sendiri. Betapapun melimpah sumber energinya, jika tak dibarengi dengan upaya efisiensi energi, sumber daya tersebut tetap akan terbatas. Peneliti Pusat Ilmu Komputer (Puslim) Universitas Indonesia beserta anggota tim lainnya yang bekerja sama dengan Danish International Development Assistance, Denmark, mengajak kita semua untuk mulai berhitung dengan seluruh energi yang digunakan, terutama energi listrik. Mereka mengembangkan kalkulator energi yang bisa diakses di portal www.konservasienergiindonesia.info . Zaki Rahman dari Puslim UI, dalam presentasinya di acara peluncuran Energy Efficiency and Conservation Clearing House Indonesia (EECCHI), hari ini (4/3/2011) di JW Marrriot Jakarta, mengatakan, "Kalkulator energi ini bisa menghitung konsumsi energi listrik, distribusi energinya ke mana saja, dan bagian-bagian ...