Langsung ke konten utama

"Malaysia Tak Punya Penduduk Asli"

Stefanus Yugo Hindarto - Okezone
JAKARTA - Negeri Jiran Malaysia kerap mengklaim budaya dan pulau-pulau di wilayah Indonesia. Tak segan, seorang warga Malaysia menginterpretasikan sejarah untuk mendukung pembenaran klaim tersebut.

Menurut Sekjen Masyarakat Sejarawan Indonesia, Mardaliah Alfian, klaim warga Malaysia tentang wilayah Riau dan sebagian Sumatera diragukan kebenarannya. "Malaysia itu tak punya penduduk asli, penduduk mereka kebanyakan berasal dari Sumatera, bagaimana bisa mereka mengklaim memiliki sumatera?," ujar Mardaliah saat dihubungi okezone, Jumat (28/1/2011).

Ditambahkannya, dalam sejarah, orang-orang Indonesia yang berasal dari sumatera bermigrasi ke Malaysia. "Johor dan Negeri Sembilan kebanyakan adalah orang Indonesia mereka imigran yang kemudian menetap di sana," kata Mardaliah.

Seorang warga Malaysia Mohd Am menuliskan Sejarah Johor modern bermula di awal abad ke-16 setelah pembukaan sebuah negeri baru oleh Sultan Johor, anak Sultan Mahmud Shah. Di zaman kegemilangan Johor, negeri ini pernah menjadi sebuah empayar (kerajaan) besar yang mana kekuasaannya mewarisi sebahagian jajahan takluk Melaka. wilayah Johor sampai ke Terengganu di semenanjung, kepulauan Riau-Lingga dan sebahagian pantai timur Sumatera.

"Itu hanyalah interpretasi mereka, bisa saja Indonesia mengklaim Malaysia milik Indonesia, tak perlu ditanggapi," kata Mardaliah.(lsi)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bos Forbes Yakin Indonesia Dapat Menjadi Negara Maju

Pemilik Majalah Forbes, Steve Forbes menilai orang Indonesia bisa semakin kaya dalam tahun-tahun ke depan. Sebab, kondisi perekonomian lebih baik dibandingkan mayoritas negara di dunia serta meningkatnya kebutuhan akan sumber daya alam menjadi faktor pendorong peningkatan kekayaan orang Indonesia. Pria yang mengaku khusus datang ke Jakarta untuk melongok perkembangan Tanah Air mengatakan, Indonesia dapat lebih maju jika secara serius membenahi sektor pendidikan dan infrastruktur. Dengan begitu, Indonesia dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang saat ini berada di kisaran 6 persen atau lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 3 persen. Data yang dilansir majalah Forbes pada Desember ini memperlihatkan terjadinya peningkatan kekayaan orang-orang kaya di Indonesia. Total kekayaan 40 orang terkaya tersebut meningkat hampir dua kali lipat dalam satu tahun yaitu US$ 42 miliar pada tahun 2009 menjadi US$ 71 miliar pada tahun 2010. "Itu peningkatan uang yang teramat ...

Kalkulator Energi Buatan Dalam Negeri

KOMPAS.com — Kesulitan pemenuhan kebutuhan energi bukan hanya soal keterbatasan sumber daya dan teknologi, melainkan juga soal semakin tingginya permintaan energi itu sendiri. Betapapun melimpah sumber energinya, jika tak dibarengi dengan upaya efisiensi energi, sumber daya tersebut tetap akan terbatas. Peneliti Pusat Ilmu Komputer (Puslim) Universitas Indonesia beserta anggota tim lainnya yang bekerja sama dengan Danish International Development Assistance, Denmark, mengajak kita semua untuk mulai berhitung dengan seluruh energi yang digunakan, terutama energi listrik. Mereka mengembangkan kalkulator energi yang bisa diakses di portal www.konservasienergiindonesia.info . Zaki Rahman dari Puslim UI, dalam presentasinya di acara peluncuran Energy Efficiency and Conservation Clearing House Indonesia (EECCHI), hari ini (4/3/2011) di JW Marrriot Jakarta, mengatakan, "Kalkulator energi ini bisa menghitung konsumsi energi listrik, distribusi energinya ke mana saja, dan bagian-bagian ...