Langsung ke konten utama

Jane Lawalata – Menapaki Dunia Perfilman Hollywood

“Chatterbox” merupakan judul film besutannya. Mungkin bagi penikmat film di Indonesia, judul ini belum terdengar gaungnya. Namun film ini sempat dianggap tidak kalah dengan film-film ciptaan Hollywood.

Jane yang merupakan lulusan lulusan IKJ(Institut Kesenian Jakarta)yang melanjutkan sekolahnya di Amerika Serikat sebagai lulusan Akademi Perfilman di Los Angels dan New York Film Academy Universal City, menjadi satu-satunya orang indonesia yang mampu menyutradarai film Amerika.

Chatterbox mengambil setting di sebuah kota kecil di negara bagian Florida. Film ini diangkat ke layar lebar oleh Chomer Family Films, sebuah rumah produksi setempat. Para pemain maupun kru film seluruhnya adalah orang Amerika.

Chatterbox sendiri berkisah mengenai seorang anak perempuan berusia 13 tahun bernama Chelsea ingin sekali ‘melejit’ seperti kedua saudara kandungnya. Abangnya Bryan melejit sebagai seorang pemain bola terpopuler di sekolahnya. Kakak-perempuannya, Angel, melejit sebagai siswa teladan yang meraih beasiswa untuk meneruskan pendidikan ke sekolah tinggi. Chelsea melihat ada kesempatan bagi dirinya untuk melejit melalui kompetisi yang dinamakan ‘Chatterbox’ —  yakni lomba kecerdasan, kelugasan dan kepedulian yang terbuka bagi seluruh SMU di Amerika Serikat.

Ternyata Chatterbox bukanlah film kelas Hollywood pertama yang dibuat oleh wanita kelahiran Ambon – Manado ini. Jane pernah menyutradai beberapa film pendek di negeri Paman Sam tersebut, diantaranya adalah: Where's Henry, Feature Through The Glass, dan Trailer of Love.

Chatterbox dianggap sebagai langkah awal yang baik bagi Jane untuk menapaki dunia perfilman Hollywood. Beberapa ulasan positif datang mengenai film karya wanita yang pernah bekerja dibagian produksi Trans-TV dan RCTI ini. Diantaranya datang dari Media lokal yang memuji film “Chatterbox” sebagai sebuah cerita yang sekali lagi mengingatkan betapa keluarga dan teman lebih berarti katimbang popularitas apa pun. Kimberly Blair, redaktur Pelican PNJ Weekly dari Pensacola News Journal, menulis: “Di kala banyak film mengajarkan kelakuan buruk, melegakan melihat ada film seperti Chatterbox yang mengajarkan bagaimana membuat keputusan untuk alasan yang benar. Karakter-karakter di film ini mengena hati dengan anak muda.”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DAFTAR ALAMAT BUMN di INDONESIA

• PERBANKAN • PT Bank Ekspor Indonesia [ Situs Resmi ] • PT Bank Mandiri Tbk [ Situs Resmi ] • PT Bank Negara Indonesia Tbk [ Situs Resmi ] • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk [ Situs Resmi ] • PT Bank Tabungan Negara [ Situs Resmi ] • ASURANSI • PT ASABRI • PT Asuransi Ekspor Indonesia [ Situs Resmi ] • PT Asuransi Jasa Indonesia [ Situs Resmi] • PT Asuransi Jasa Raharja [ Situs Resmi ] • PT Asuransi Jiwasraya [ Situs Resmi ] • PT Asuransi Kesehatan Indonesia [ Situs Resmi ] • PT Jamsostek [ Situs Resmi ] • PT Reasuransi Umum Indonesia [ Situs Resmi ] • PT Taspen [ Situs Resmi ] • Jasa Pembiayaan • Perum Pegadaian [ Situs Resmi ] • Perum Sarana Pengembangan Usaha [ Situs Resmi ] • PT Danareksa [ Situs Resmi ] • PT Kliring Berjangka Indonesia [ Situs Resmi ] • PT PANN Multi Finance [ Situs Resmi ] • PT Permodalan Nasional Madani [ Situs Resmi ] • JASA KONSTRUKSI • Perum Pengembangan Perumahan Nasional [Situs Resmi] • PT Adhi Karya Tbk [ Situs Resmi ] • PT Brantas A...

Bos Forbes Yakin Indonesia Dapat Menjadi Negara Maju

Pemilik Majalah Forbes, Steve Forbes menilai orang Indonesia bisa semakin kaya dalam tahun-tahun ke depan. Sebab, kondisi perekonomian lebih baik dibandingkan mayoritas negara di dunia serta meningkatnya kebutuhan akan sumber daya alam menjadi faktor pendorong peningkatan kekayaan orang Indonesia. Pria yang mengaku khusus datang ke Jakarta untuk melongok perkembangan Tanah Air mengatakan, Indonesia dapat lebih maju jika secara serius membenahi sektor pendidikan dan infrastruktur. Dengan begitu, Indonesia dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang saat ini berada di kisaran 6 persen atau lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 3 persen. Data yang dilansir majalah Forbes pada Desember ini memperlihatkan terjadinya peningkatan kekayaan orang-orang kaya di Indonesia. Total kekayaan 40 orang terkaya tersebut meningkat hampir dua kali lipat dalam satu tahun yaitu US$ 42 miliar pada tahun 2009 menjadi US$ 71 miliar pada tahun 2010. "Itu peningkatan uang yang teramat ...