berita2.com (Malang Raya): Tahun Baru Imlek atau tahun baru Cina akan dirayakan pada tanggal 3 Pebruari 2011. Dan menurut shionya, tahun baru Cina ini adalah tahun Kelinci Logam, yang membawa kebahagiaan dan kemakmuran. Hal ini terkait dengan karakter kelinci yang terkesan hati-hati dan selalu berusaha menghindari konflik.
Menurut Suhu Ong S. Widjaya ketika ditemui berita2.com di Plasa Araya, Malang bahwa tahun Kelinci Logam (2011) adalah saat yang tepat untuk memperdalam kehidupan rohani dan memperluas wawasan.
Dalam bukunya “Tahun 2011 – Tahun Kelinci Logam, Yang Anggun Penuh Percaya Diri”, Suhu Ong memprediksi bahwa di bidang ekonomi, meski recovery berjalan agak lamban namun perekonomian berjalan mantap. Peningkatan produktifitas harus diimbangi dengan efisiensi yang tinggi. Semangat investasi juga makin tumbuh seiring dengan membaiknya situasi.
Di bidang politik, meski situasi belum dapat dikatakan pulih sepenuhnya namun akan ada harapan dari kemauan para elite politik untuk duduk bersama mencari terobosan baru dalam mengatasi permasalahan bangsa yang sempat mengalami kebuntuan dan ketidakpastian di tahun lalu.
Suhu Ong S. Widjaya yang juga ketua YPPSI (Yayasan Persaudaraan Paranormal Seluruh Indonesia) juga masih yakin kalau di tahun ini masalah hukum masih memprihatinkan. Kasus-kasus mafia peradilan yang melibatkan aparat hukum masih tetap marak dan akan banyak terungkap. Masyarakat dituntut untuk selalu mengontrol agar penegakan hukum dapat berjalan dengan optimal.
Sedangkan kalau di tahun 2010, Indonesia dilanda banyak bencana alam untuk di tahun kelinci logam (2011) masyarakat masih harus waspada. Disamping karena faktor alam juga disebabkan oleh kecerobohan manusia sendiri. Tuhan selalu memberikan peringatan agar manusia selalu menjaga kelestarian alam. Bencana alam yang berpotensi besar di tahun 2011 adalah gempa bumi, tanah longsor, kebakaran dan gunung meletus.
Selain bencana alam, masih banyak kasus yang berkaitan dengan obat terlarang dan narkoba di tahun kelinci logam ini. Pesan dari Suhu Ong adalah agar selalu meningkatkan kewaspadaan, menjaga kelestarian lingkungan agar keseimbangan alam tetap terjaga serta selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa. (heri)
Menurut Suhu Ong S. Widjaya ketika ditemui berita2.com di Plasa Araya, Malang bahwa tahun Kelinci Logam (2011) adalah saat yang tepat untuk memperdalam kehidupan rohani dan memperluas wawasan.
Dalam bukunya “Tahun 2011 – Tahun Kelinci Logam, Yang Anggun Penuh Percaya Diri”, Suhu Ong memprediksi bahwa di bidang ekonomi, meski recovery berjalan agak lamban namun perekonomian berjalan mantap. Peningkatan produktifitas harus diimbangi dengan efisiensi yang tinggi. Semangat investasi juga makin tumbuh seiring dengan membaiknya situasi.
Di bidang politik, meski situasi belum dapat dikatakan pulih sepenuhnya namun akan ada harapan dari kemauan para elite politik untuk duduk bersama mencari terobosan baru dalam mengatasi permasalahan bangsa yang sempat mengalami kebuntuan dan ketidakpastian di tahun lalu.
Suhu Ong S. Widjaya yang juga ketua YPPSI (Yayasan Persaudaraan Paranormal Seluruh Indonesia) juga masih yakin kalau di tahun ini masalah hukum masih memprihatinkan. Kasus-kasus mafia peradilan yang melibatkan aparat hukum masih tetap marak dan akan banyak terungkap. Masyarakat dituntut untuk selalu mengontrol agar penegakan hukum dapat berjalan dengan optimal.
Sedangkan kalau di tahun 2010, Indonesia dilanda banyak bencana alam untuk di tahun kelinci logam (2011) masyarakat masih harus waspada. Disamping karena faktor alam juga disebabkan oleh kecerobohan manusia sendiri. Tuhan selalu memberikan peringatan agar manusia selalu menjaga kelestarian alam. Bencana alam yang berpotensi besar di tahun 2011 adalah gempa bumi, tanah longsor, kebakaran dan gunung meletus.
Selain bencana alam, masih banyak kasus yang berkaitan dengan obat terlarang dan narkoba di tahun kelinci logam ini. Pesan dari Suhu Ong adalah agar selalu meningkatkan kewaspadaan, menjaga kelestarian lingkungan agar keseimbangan alam tetap terjaga serta selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa. (heri)
Komentar
Posting Komentar