Langsung ke konten utama

Indonesia Police: Don't Ask That to Gayus Tambunan

JAKARTA, KOMPAS.com - Police were not afraid to name prosecutor Cirus Sinaga a suspect in a case of falsification of the text of a prosecution’s draft sentencing demand, a spokesman said.

"Let us prove it. Do not ask about it to him (Gayus Tambunan). Let us prove that the police are working professionally and proportionately and are not covering up anything," National Police chief intelligence Commissioner General Ito Sumardi said here on Thursday.

Gayus said after being convicted in a corruption case on Wednesday that the police were afraid to uncover Cirus’s case because Cirus knew something about the conviction of former anti-graft agency chief Antasari Azhar.

Ito said in a near future people could see what the police had done in connection with a report from the attorney general office about Cirus and lawyer Haposan Hutagalung to the police nextThursday. Cirus had falsified the sentencing demand changing the demand from one year on probation to one year in prison.

In his testimony Gayus said he had given US$50,000 twice in line with the demand document. Cirus and prosecutor Fadil Regan were prosecutors on the Gayus’s case of tax embezzlement worth Rp395 million belonging to a Korean businessman.

sumber : kompas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bos Forbes Yakin Indonesia Dapat Menjadi Negara Maju

Pemilik Majalah Forbes, Steve Forbes menilai orang Indonesia bisa semakin kaya dalam tahun-tahun ke depan. Sebab, kondisi perekonomian lebih baik dibandingkan mayoritas negara di dunia serta meningkatnya kebutuhan akan sumber daya alam menjadi faktor pendorong peningkatan kekayaan orang Indonesia. Pria yang mengaku khusus datang ke Jakarta untuk melongok perkembangan Tanah Air mengatakan, Indonesia dapat lebih maju jika secara serius membenahi sektor pendidikan dan infrastruktur. Dengan begitu, Indonesia dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang saat ini berada di kisaran 6 persen atau lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 3 persen. Data yang dilansir majalah Forbes pada Desember ini memperlihatkan terjadinya peningkatan kekayaan orang-orang kaya di Indonesia. Total kekayaan 40 orang terkaya tersebut meningkat hampir dua kali lipat dalam satu tahun yaitu US$ 42 miliar pada tahun 2009 menjadi US$ 71 miliar pada tahun 2010. "Itu peningkatan uang yang teramat ...

Kalkulator Energi Buatan Dalam Negeri

KOMPAS.com — Kesulitan pemenuhan kebutuhan energi bukan hanya soal keterbatasan sumber daya dan teknologi, melainkan juga soal semakin tingginya permintaan energi itu sendiri. Betapapun melimpah sumber energinya, jika tak dibarengi dengan upaya efisiensi energi, sumber daya tersebut tetap akan terbatas. Peneliti Pusat Ilmu Komputer (Puslim) Universitas Indonesia beserta anggota tim lainnya yang bekerja sama dengan Danish International Development Assistance, Denmark, mengajak kita semua untuk mulai berhitung dengan seluruh energi yang digunakan, terutama energi listrik. Mereka mengembangkan kalkulator energi yang bisa diakses di portal www.konservasienergiindonesia.info . Zaki Rahman dari Puslim UI, dalam presentasinya di acara peluncuran Energy Efficiency and Conservation Clearing House Indonesia (EECCHI), hari ini (4/3/2011) di JW Marrriot Jakarta, mengatakan, "Kalkulator energi ini bisa menghitung konsumsi energi listrik, distribusi energinya ke mana saja, dan bagian-bagian ...