Langsung ke konten utama

[Hebat] inilah Orang Indo yg Sabet Penghargaan dari AS di bidang analisis Serbuk


Jakarta - Ali Khumaeni, mahasiswa asal Indonesia, mencatat prestasi di kancah internasional. Dia menyabet penghargaan di AS bidang Laser-Induced Breakdown Spectroscopy (LIBS) untuk aplikasi keamanan melalui analisis serbuknya.

Penghargan itu didapatnya dari 6th International Chemical Congress of Pacific Basin Societies (Pacifichem 2010) yang diselenggarakan di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat, 15-20 Desember 2010. Demikian keterangan tertulis Wakil Konsul Konjen RI di Osaka, Jepang, Anggraeni Widiastuti, yang diterima detikcom, Kamis (23/12/2010).

Khumaeni menyampaikan makalah dengan judul 'A Unique Technique for Rapid Analysis of Tiny Amount of Powder Sample Using Transversely Excited Atmospheric CO2 Laser-induced He Gas Plasma at 1 atm'. Dari karyanya itu, dia menjadi satu-satunya pemenang di bidang keilmuan kategori keamanan.

Mahasiswa program master Universitas Fukui Jepang ini menawarkan metode baru untuk menganalisis serbuk yang tersedia dalam jumlah sedikit (sekitar 2-5 mg). Serbuk yang sangat sedikit terkadang ditemukan di laboratorium kimia tanpa disertai dengan label (karena hilang, dll) sehingga sering kali muncul kesulitan untuk membedakan dengan serbuk lain. Hal ini karena adanya kesamaan warna dan ukuran partikelnya.

Serbuk terkadang juga ditemukan di tempat-tempat yang dicurigai dalam investigasi kriminal lantaran keberadaan material eksplosif. Analisis serbuk yang tersedia dalam jumlah sedikit juga sangat diperlukan di Industri yang menghasilkan serbuk-serbuk yang sangat mahal seperti Industri kosmetik dan obat-obatan. Dalam risetnya, Khumaeni dibantu oleh Zener Sukra Lie, dan beberapa mahasiswa Jepang.

Juri Pacifichem 2010 sebelumnya menerima 2.070 makalah kategori mahasiswa yang telah didaftarkan di 13 bidang keilmuan. Juri lantas memilih 43 makalah terbaik untuk dipresentasikan di kompetisi poster.

Para pemakalah juga diberi kesempatan untuk mempresentasikan di depan para ahli bidang LIBS for security application. Makalah-makalah pilihan itu akan dipublikasikan di Jurnal Internasional Applied Spectroscopy edisi January 2011.

Dalam menilai makalah-makalah itu, dewan juri menekankan pada 4 poin penilaian, yakni orisinalitas ide (novelty), cara penyajian presentasi, pemahaman secara menyeluruh terhadap riset yang telah dilakukan, dan antusiasme dan semangat dalam membawakan presentasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bos Forbes Yakin Indonesia Dapat Menjadi Negara Maju

Pemilik Majalah Forbes, Steve Forbes menilai orang Indonesia bisa semakin kaya dalam tahun-tahun ke depan. Sebab, kondisi perekonomian lebih baik dibandingkan mayoritas negara di dunia serta meningkatnya kebutuhan akan sumber daya alam menjadi faktor pendorong peningkatan kekayaan orang Indonesia. Pria yang mengaku khusus datang ke Jakarta untuk melongok perkembangan Tanah Air mengatakan, Indonesia dapat lebih maju jika secara serius membenahi sektor pendidikan dan infrastruktur. Dengan begitu, Indonesia dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang saat ini berada di kisaran 6 persen atau lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 3 persen. Data yang dilansir majalah Forbes pada Desember ini memperlihatkan terjadinya peningkatan kekayaan orang-orang kaya di Indonesia. Total kekayaan 40 orang terkaya tersebut meningkat hampir dua kali lipat dalam satu tahun yaitu US$ 42 miliar pada tahun 2009 menjadi US$ 71 miliar pada tahun 2010. "Itu peningkatan uang yang teramat ...

Kalkulator Energi Buatan Dalam Negeri

KOMPAS.com — Kesulitan pemenuhan kebutuhan energi bukan hanya soal keterbatasan sumber daya dan teknologi, melainkan juga soal semakin tingginya permintaan energi itu sendiri. Betapapun melimpah sumber energinya, jika tak dibarengi dengan upaya efisiensi energi, sumber daya tersebut tetap akan terbatas. Peneliti Pusat Ilmu Komputer (Puslim) Universitas Indonesia beserta anggota tim lainnya yang bekerja sama dengan Danish International Development Assistance, Denmark, mengajak kita semua untuk mulai berhitung dengan seluruh energi yang digunakan, terutama energi listrik. Mereka mengembangkan kalkulator energi yang bisa diakses di portal www.konservasienergiindonesia.info . Zaki Rahman dari Puslim UI, dalam presentasinya di acara peluncuran Energy Efficiency and Conservation Clearing House Indonesia (EECCHI), hari ini (4/3/2011) di JW Marrriot Jakarta, mengatakan, "Kalkulator energi ini bisa menghitung konsumsi energi listrik, distribusi energinya ke mana saja, dan bagian-bagian ...