Langsung ke konten utama

Hanif Sjahbandi – Manchester United Telah Mengakui Bakatnya

Kita semua bangga melihat atlit sepak bola belia asal Indonesia, Hanif Sjahbandi berkesempatan untuk berlatih bersama Manchester United di Inggris. Namun ternyata tidak hanya itu saja, permainan sepak bola Hanif dianggap paling menonjol diantara siswa MU Soccer Schools lainnya, sehingga kesempatan dalam karir sepak bola internasional dapat terbuka lebar untuknya.

Bakat Hanif Sjahbandi mulai diperhitungkan saat bermain untuk timnas U-13 Indonesia pada Festival AFF (ASEAN Football Federation) 2009 lalu di Malaysia. Saat itulah anak laki-laki berumur baru 13 tahun ini dinobatkan sebagai salah satu pemain terbaik timnas U-13. Atas dukungan dari kedua orang tuanya, Hanif mendapatkan kesempatan berharga untuk berkunjung ke markas Manchester United (MU) dan mendaftar untuk kursus sepak bola setingkat anak seusianya.



Kesempatan yang tidak dipunyai setiap anak untuk berlatih di markas MU selama enam hari itu tidak disia-siakan Hanif. Kelihaian Hanif menggocek bola menjadikan dirinya paling menonjol diantara The Red Devils junior dari berbagai negara yang berlatih di MU Soccer School. Hanif lantas terpilih sebagai siswa terbaik lagi atas performa dan nilai bagusnya. Prestasi tersebut membawanya untuk berpartisipasi di World Skills Final yang digelar bulan Oktober-November 2009 lalu. Ajang tersebut memang disediakan untuk siswa MU yang dianggap menonjol untuk menjalani sesi latihan yang lebih intensif bahkan berkesempatan melakukan tur di Theater of Dreams, merumput di Old Trafford serta menyaksikan pertandingan Premier League.



"Tubuhnya kecil, tapi wawasan dan kepribadiannya baik, juga tekniknya. Dia juga punya kemampuan membaca permainan dengan baik," ungkap Yosef Tor Tuli, Direktur Media PSSI.



Kualitas regenerasi pemain dijamin oleh MU dengan mengajarkan siswa-siswanya untuk 'Hidup, Berlatih dan Bermain Seperti Cara MU' melalui berbagai kelas yang mereka buka. Rencana untuk berlatih di MU memang sudah sejak lama direncanakan oleh orang tua Hanif. Sejak kecil Ayahnya sudah berambisi untuk bermain sepak bola di Eropa terutama MU. Selain membawa pulang rapor MU yang cemerlang, Hanif juga membawa pengalaman yang berharga.



Melalui dunia virtual, Hanif Sjahbandi semakin populer dan mendapatkan banyak dukungan. Berbagai forum menjadikannya topik perbincangan dan sekitar 3000 permintaan berteman membanjirinya di social networking.



Foto-foto dirinya berseragam MU dan berlatih di pusat pelatihan klub Inggris terbesar beredar luas di internet mendapat sambutan hangat pecinta sepak bola tanah air. Warga Indonesia terus mendukung Hanif agar dapat berprestasi dan berlatih sepak bola di MU sampai cukup umur dan diperhitungkan mendapatkan kontrak di persepakbolaan global.



Sumber: Dari berbagai sumber.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bos Forbes Yakin Indonesia Dapat Menjadi Negara Maju

Pemilik Majalah Forbes, Steve Forbes menilai orang Indonesia bisa semakin kaya dalam tahun-tahun ke depan. Sebab, kondisi perekonomian lebih baik dibandingkan mayoritas negara di dunia serta meningkatnya kebutuhan akan sumber daya alam menjadi faktor pendorong peningkatan kekayaan orang Indonesia. Pria yang mengaku khusus datang ke Jakarta untuk melongok perkembangan Tanah Air mengatakan, Indonesia dapat lebih maju jika secara serius membenahi sektor pendidikan dan infrastruktur. Dengan begitu, Indonesia dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang saat ini berada di kisaran 6 persen atau lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 3 persen. Data yang dilansir majalah Forbes pada Desember ini memperlihatkan terjadinya peningkatan kekayaan orang-orang kaya di Indonesia. Total kekayaan 40 orang terkaya tersebut meningkat hampir dua kali lipat dalam satu tahun yaitu US$ 42 miliar pada tahun 2009 menjadi US$ 71 miliar pada tahun 2010. "Itu peningkatan uang yang teramat ...

Kalkulator Energi Buatan Dalam Negeri

KOMPAS.com — Kesulitan pemenuhan kebutuhan energi bukan hanya soal keterbatasan sumber daya dan teknologi, melainkan juga soal semakin tingginya permintaan energi itu sendiri. Betapapun melimpah sumber energinya, jika tak dibarengi dengan upaya efisiensi energi, sumber daya tersebut tetap akan terbatas. Peneliti Pusat Ilmu Komputer (Puslim) Universitas Indonesia beserta anggota tim lainnya yang bekerja sama dengan Danish International Development Assistance, Denmark, mengajak kita semua untuk mulai berhitung dengan seluruh energi yang digunakan, terutama energi listrik. Mereka mengembangkan kalkulator energi yang bisa diakses di portal www.konservasienergiindonesia.info . Zaki Rahman dari Puslim UI, dalam presentasinya di acara peluncuran Energy Efficiency and Conservation Clearing House Indonesia (EECCHI), hari ini (4/3/2011) di JW Marrriot Jakarta, mengatakan, "Kalkulator energi ini bisa menghitung konsumsi energi listrik, distribusi energinya ke mana saja, dan bagian-bagian ...