Langsung ke konten utama

The Economist: Gaji SBY Peringkat 16 Besar Dunia

Anton Suhartono - Okezone
(Foto: Koran SI)
JAKARTA - Di mana posisi gaji Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dibanding para pemimpin dunia lainnya? The Economist edisi 5 Juli 2010 menyebutkan, gaji Presiden SBY sebesar USD124,171 ribu atau sekira Rp1,128 miliar per tahun.

Artinya dalam sebulan Presiden menerima gaji USD10 ribu atau sekira Rp94 juta. Jumlah ini mempatkan SBY di posisi ke-16 kepala negara dengan gaji terbesar versi grup media ekonomi yang berbasis di London, Inggris ini.

Jumlah ini memiliki selisih sekira Rp30 juta dibanding gaji Presiden yang dirilis situs presidensby.info pada 2006. Disebutkan gaji yang dibawa pulang Presiden sebesar Rp62.497.800 atau hampir Rp750 juta per tahun. Jika dikonversi ke dolar Amerika berarti sebesar 82 ribu per tahun. Jumlah tersebut belum termasuk tunjangan lain.

Sementara kepala negara dengan gaji terbesar adalah Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong yang membawa pulang USD2,183 juta per tahun. Artinya Loong mendapat gaji pokok hampir USD182 ribu per bulan atau sekira Rp1,6 miliar.

Kenya cukup mengejutkan dengan menduduki posisi ketiga. Di hari yang sama dengan rilis data ini, Perdana Menteri Raila Odinga sempat menolak kenaikan gaji yang diusulkan parlemen. Pendapatan per tahunnya naik sekira 25 persen. Yang mengkhawatirkan, gaji itu berarti 240 kali lebih dari pendapatan per kapita. Sedangkan gaji PM Singapura sebesar 40 kali dari pendapatan per kapita.

Berikut penghasilan 22 kepala negara di dunia diurut dari terbesar hingga terkecil berdasarkan data The Economist:

1. Perdana Menteri Singapura USD2.183.516 (Rp19,837 miliar)
2. Kepala Daerah Administrasi Khusus Hong Kong USD513.245 (4,662 miliar)
3. Kenya USD427.886 (Rp3,887 miliar)
4. Amerika Serikat USD400.000 (Rp3,634 miliar)
5. Prancis USD302.435 (Rp2,747 miliar)
6. Kanada USD296.000 (Rp2,689 miliar)
7. Irlandia USD287.900 (Rp2,615 miliar)
8. Australia USD286.752 (Rp2,605 miliar)
9. Jerman USD 283.608 (Rp2,576 miliar)
10. Jepang USD273.676 (Rp2,486 miliar)
11. Afrika Selatan USD272.280 (Rp2,473 miliar)
12. Selandia Baru USD271.999 (Rp2,471 miliar)
13. Inggris USD215.390 (Rp1,956 miliar)
14. Taiwan USD184.200 (Rp1,673 miliar)
15. Korea Selatan USD136.699 (Rp1,241 miliar)
16. Indonesia USD124.171 (Rp1,128 miliar)
17. Israel USD 120.814 (Rp1,097 miliar)
18. Rusia USD115.000 (1,044 miliar)
19. Argentina USD74.126 (Rp673,4 juta)
20. Polandia USD45.045 (Rp409,2 juta)
21. China 10.633 (Rp96,6 juta)
22. India USD4.106 (Rp40,98 juta).
(ton)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DAFTAR ALAMAT BUMN di INDONESIA

• PERBANKAN • PT Bank Ekspor Indonesia [ Situs Resmi ] • PT Bank Mandiri Tbk [ Situs Resmi ] • PT Bank Negara Indonesia Tbk [ Situs Resmi ] • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk [ Situs Resmi ] • PT Bank Tabungan Negara [ Situs Resmi ] • ASURANSI • PT ASABRI • PT Asuransi Ekspor Indonesia [ Situs Resmi ] • PT Asuransi Jasa Indonesia [ Situs Resmi] • PT Asuransi Jasa Raharja [ Situs Resmi ] • PT Asuransi Jiwasraya [ Situs Resmi ] • PT Asuransi Kesehatan Indonesia [ Situs Resmi ] • PT Jamsostek [ Situs Resmi ] • PT Reasuransi Umum Indonesia [ Situs Resmi ] • PT Taspen [ Situs Resmi ] • Jasa Pembiayaan • Perum Pegadaian [ Situs Resmi ] • Perum Sarana Pengembangan Usaha [ Situs Resmi ] • PT Danareksa [ Situs Resmi ] • PT Kliring Berjangka Indonesia [ Situs Resmi ] • PT PANN Multi Finance [ Situs Resmi ] • PT Permodalan Nasional Madani [ Situs Resmi ] • JASA KONSTRUKSI • Perum Pengembangan Perumahan Nasional [Situs Resmi] • PT Adhi Karya Tbk [ Situs Resmi ] • PT Brantas A...

Bos Forbes Yakin Indonesia Dapat Menjadi Negara Maju

Pemilik Majalah Forbes, Steve Forbes menilai orang Indonesia bisa semakin kaya dalam tahun-tahun ke depan. Sebab, kondisi perekonomian lebih baik dibandingkan mayoritas negara di dunia serta meningkatnya kebutuhan akan sumber daya alam menjadi faktor pendorong peningkatan kekayaan orang Indonesia. Pria yang mengaku khusus datang ke Jakarta untuk melongok perkembangan Tanah Air mengatakan, Indonesia dapat lebih maju jika secara serius membenahi sektor pendidikan dan infrastruktur. Dengan begitu, Indonesia dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang saat ini berada di kisaran 6 persen atau lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 3 persen. Data yang dilansir majalah Forbes pada Desember ini memperlihatkan terjadinya peningkatan kekayaan orang-orang kaya di Indonesia. Total kekayaan 40 orang terkaya tersebut meningkat hampir dua kali lipat dalam satu tahun yaitu US$ 42 miliar pada tahun 2009 menjadi US$ 71 miliar pada tahun 2010. "Itu peningkatan uang yang teramat ...