JAKARTA – Pemerintah sepertinya serius ingin menghentikan klub tanpa menggunakan dana APBD. Diharapkan 2012 hal itu bisa terwujud.
Seperti diketahui, selama ini klub di Indonesia menggunakan dana APBD untuk membiayai pemain dan pelatih. Kini, para klub harus bekerja sedikit ekstra keras. Sebab, pemerintah mulai berpikir untuk menghentikan penggunaan dana APBD kepada klub.
Hal ini seperti diungkapkan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi kepada wartawan seusai mengikuti rapat kabinet di kantor presiden, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (20/1/2011).
Menurut Gunawan, mereka akan melakukan evaluasi lagi Permendagri no 59 tahun 2007. Kendati demikian, klub-klub boleh mendapatkan dana yang akan disalurkan kepada pihak KONI.
“Yah, mungkin bulan depan kami akan menyerangkan draftnya. Sebab, kami perlu matangkan lagi dengan Menpora, mana olahraga yang profesional atau bukan. Yang profesional sudah tidak bolah. Yang mendapatkan APBD adalah sekolah sepakbola dan klub amatir,” jelas Gunawan.
“Mudah-mudahan, APBD 2012 tidak ada untuk klub yang sudah profesional. Kalau sekarang kan, Masih bisa melalui KONI, untuk 2012 akan lebih kita atur lagi semoga tidak ada,” tandasnya.
sumber : vivanews
Seperti diketahui, selama ini klub di Indonesia menggunakan dana APBD untuk membiayai pemain dan pelatih. Kini, para klub harus bekerja sedikit ekstra keras. Sebab, pemerintah mulai berpikir untuk menghentikan penggunaan dana APBD kepada klub.
Hal ini seperti diungkapkan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi kepada wartawan seusai mengikuti rapat kabinet di kantor presiden, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (20/1/2011).
Menurut Gunawan, mereka akan melakukan evaluasi lagi Permendagri no 59 tahun 2007. Kendati demikian, klub-klub boleh mendapatkan dana yang akan disalurkan kepada pihak KONI.
“Yah, mungkin bulan depan kami akan menyerangkan draftnya. Sebab, kami perlu matangkan lagi dengan Menpora, mana olahraga yang profesional atau bukan. Yang profesional sudah tidak bolah. Yang mendapatkan APBD adalah sekolah sepakbola dan klub amatir,” jelas Gunawan.
“Mudah-mudahan, APBD 2012 tidak ada untuk klub yang sudah profesional. Kalau sekarang kan, Masih bisa melalui KONI, untuk 2012 akan lebih kita atur lagi semoga tidak ada,” tandasnya.
sumber : vivanews
Komentar
Posting Komentar