Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2019

Mungkin, hanya Malam

Mungkin, hanya malam yang menjadi teman setiaku mengingatmu, membolak balik ingatan, kenangan dan harapan, saling berpacu dulu duluan. Mungkin hanya malam, yang mampu melukiskan kerinduanku, lewat pekatnya gelap dan cahaya rembulan. Mungkin hanya malam, yang mampu mengisi relung, lewat sunyi tak bertuan. Mungkin hanya malam, yang mampu membawamu padaku lewat derap pikiran dan angan. Mungkin, hanya pada malam aku mengadu tentangmu, dan, dalam mimpi aku memilikimu utuh sendirian. #Masih meratapi goblognya diri.

Aku Cinta tapi Aku Goblog

Heyy,.. Ihwal kamu, Hari ini aku kecolongan cemburu yang  sampai menyakitimu,. Maaf, bukan maksudku sama sekali menyakitimu seperti itu, sejenak logikaku sempat hilang, menjadi emosi cemburu, lalu menyakitimu... Hey, Mungkin aku mengukur rasio cintaku hanya lewat hati, bukan logika, sehingga aku menyakitimu lewat emosi bukan realita. Kalau boleh jujur, mungkin aku terlalu mencemburuimu. Bahkan jarak dudukmu saja sudah membuat aku resah, belum lagi supel dan ramah mu. Setauku, mencintai itu mencemburui, maaf kalo takarannya melimpah yang bahkan logikaku pun tidak mampu membendungnya. Aku akan belajar, mencemburuimu pada nilai minimal, atau bahkan nol. Kalaupun tidak bisa, akan ku coba, sampai pada batas tidak menghakimimu atas hal-hal yang akupun tidak tau adanya. Hari ini, melihatmu seperti itu, aku sangat sakit. Walau secercah, aku ingin melihat senyummu. Sebentar saja, lalu pulang......, Karena aku menunggumu untuk itu, tapi kamu masih "menata hati", dua kata ...