Langsung ke konten utama

Pertanyaan (masih) Tanpa Jawaban


"Akan aku jawab 3 bulan dari sekarang yah" kata-kata itu yang muncul dari bibir manismu ketika aku bertanya kapan kamu akan menjadi milikku?, ada kecamuk rasa saat aku mendengar ucapanmu itu, hatiku ragu, namun bersamaan semakin kuat rasaku untuk memilikimu, semakin ingin aku memilikimu, dan cintaku, oh entah dengan kadar ukuran apa aku bisa menimbangnya. Aku sangat mencintaimu, dan entah berapa kali juga telah aku ungkapkan, tuhan, angin, awan, daun, ranting, burung, bahkan semesta tau aku begitu mencintainya,aku hanya tak sanggup untuk menunggu jawabanmu yang begitu lama menurut ukuran nalar cintaku, 3 bulan untuk menunggu jawabnmu itu seakan-akan aku harus menunggu seumur hidupku, seolah-olah aku harus meratapi waktu yang detiknya kian melambat menghitung waktu, bahkan kadang aku merasa waktu terlalu stagnan, tidak beranjak sedetikpun, tidak bergerak seincipun. Hari - hari yang aku lalui bagaikan fragman pecahan teka-teki  yang menunggu untuk diselesaikan, begitu rumit namun begitu mendebarkan.
Tiga bulan, aku harus menunggumu 3 bulan, bnyak hal yang bisa terjadi 3 bulan, seperti mungkin kau akan kembali pada pacarmu, mungkin kau akan menemukan seseorang yang lebih segalanya dariku, mungkin kau akan di dekati oleh beberapa pria yang menjadikanku pilihan kesekianmu, mungkin kau akan menemukan yang kau anggap cocok denganmu, lantas bagaimana dengan aku?, harus kuapakan rasa yang menginginkan ketuntasan darimu, menginginkan dirimu dan cintamu sejujurnya. Bagaimana seandainya aku mulai merasakan cintaku padamu pudar, bagaimana seandainya saat aku menunggumu, aku juga menemukan perhatian lain yang menginginkanku?,.
Begitu berat untuk meyakinkan hati, karena di setiap waktu yang tidak kau lewatkan bersamaku ada cemburu disana, aku cemburu dengan motormu, aku cemburu dengan sahabatmu, aku cemburu dengan kerjaanmu, bahkan aku cemburu dengan hujan yang selalu kau temui di setiap perjalananmu, aku cemburu degan semua yang ada dekatmu. Tolong, ajari aku bagaimana untuk tidak posesif denganmu, ajari aku bagaimana menahan rindu, ajari aku bagaimana berdamai dengan hatiku tunjukan caranya supaya aku tida mencemburui hari-hari yang kau laui tanpaku.
3 bulan katamu, taukah kau 3 bulan itu adalah 90 hari yang harus aku lalui dengan tanda tanya di setiap detiknya, pertanyaan yang begitu jelas bagiku, namun jawabmu masih menunggu penghujungya,. Sejujurnya, hari hari iu adalah siksa bagi hatiku, terdesak oleh keinginan dan hasrat untuk memilikimu, entahlah mungkin hatiku begitu rapuh, yang bahkan untuk menahan rasa pun harus di kuatkan dengan kabarmu.
Sore itu, aku menatapmu dengan bingung, tatapan yang menginginkmu lebih dari segalanya, tatapan untuk mencintaimu selamanya, namun, kau masih memasang tembok setinggi langit yang membenturkan tatapan dan harapan itu, memang tidak kau jatuhkan ataupun kau patahkan berkeping keping, namun tetap saja ia membentur dengan keras, berharap agar tidak patah ataupun jatuh. Tatapanku sore it adalah tatapan cintaku, kmu percaya atau tidak aku tidak peduli, saat itu aku sempat menemukan berkas sinar di matamu, masihkah harus aku ragu?,.
Kamu begitu manis sore itu, seandainya saat itu jawabanmu adalah "iya" aku pasti jadi manusia paling bahagia di dunia ini, dan dengan seutuhnya sadar ingin kucium bibir manismu saat itu, ingin ku curahkan cinta dan sayangku, aku tidak peduli, saat aku tau kau menerimaku maka  cintau adalah milikmu seutuhnya, kalau kau ragu cintaku hanya seumur hidupku, maka sumpahlah aku untuk memiliki cintamu sepanjang hayatku.
Aku harus menunggu 3 bulan katamu, yakinlah cintaku tidak hanya akan menunggumu 3 bulan, seumur hidupmu pun akan ku tunggu jika kau menginginkannya.
Aku mengagumimu,  menyayangimu, mencintaimmu dan menginginkam, ntah bagimu, tapi bagiku, kau adalah dunia yang kuinginkan dalam sadarku, kubayangkan dalam lamunan ku, ku impikan dalam tidurku dan imajinasi dalam setiap hariku, ukur saja cintaku semaumu, karna sampai saat ini bahkan akupu tidak menemukan ukurannya.

Faizal Mhd Alhaq

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DAFTAR ALAMAT BUMN di INDONESIA

• PERBANKAN • PT Bank Ekspor Indonesia [ Situs Resmi ] • PT Bank Mandiri Tbk [ Situs Resmi ] • PT Bank Negara Indonesia Tbk [ Situs Resmi ] • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk [ Situs Resmi ] • PT Bank Tabungan Negara [ Situs Resmi ] • ASURANSI • PT ASABRI • PT Asuransi Ekspor Indonesia [ Situs Resmi ] • PT Asuransi Jasa Indonesia [ Situs Resmi] • PT Asuransi Jasa Raharja [ Situs Resmi ] • PT Asuransi Jiwasraya [ Situs Resmi ] • PT Asuransi Kesehatan Indonesia [ Situs Resmi ] • PT Jamsostek [ Situs Resmi ] • PT Reasuransi Umum Indonesia [ Situs Resmi ] • PT Taspen [ Situs Resmi ] • Jasa Pembiayaan • Perum Pegadaian [ Situs Resmi ] • Perum Sarana Pengembangan Usaha [ Situs Resmi ] • PT Danareksa [ Situs Resmi ] • PT Kliring Berjangka Indonesia [ Situs Resmi ] • PT PANN Multi Finance [ Situs Resmi ] • PT Permodalan Nasional Madani [ Situs Resmi ] • JASA KONSTRUKSI • Perum Pengembangan Perumahan Nasional [Situs Resmi] • PT Adhi Karya Tbk [ Situs Resmi ] • PT Brantas A...

Benteng Pertahanan Termegah di Asia

Oleh Amril Taufik Gobel Adalah sebuah hal yang cukup beralasan bila seorang wartawan New York Times, Barbara Crossette pernah menggambarkan benteng  Fort Rotterdam di Makassar sebagai "the best preserved Dutch fort in Asia",  benteng Belanda yang paling terlestarikan di Asia. Saat berkunjung akhir tahun lalu, saya masih merasakan nuansa menawan benteng yang dibangun pada abad ke-17 ini. Peninggalan dari Kesultanan Gowa, benteng ini kokoh berdiri di pinggir pantai sebelah barat Makassar.  Walau pada beberapa sisi terlihat kusam dengan lumut yang menempel pada dinding tembok benteng, kemegahannya masih terasa. Saat berdiri di depan gerbangnya yang kokoh saya mendadak membayangkan kehebatan Kesultanan Gowa membangun benteng ini. Dari 17 benteng yang dibangun di sekeliling kota, Fort Rotterdam merupakan benteng yang masih tersisa hingga saat ini dan masih terpelihara keasliannya. Dari segi arsitektural benteng ini menampilkan bangunan berbe...

Indonesia, Pertumbuhan Pesat Risiko Tinggi

Indonesia bertengger di nomor 32 negara dengan risiko tinggi pertumbuhan ekonomi. VIVAnews  - Maplecroft, sebuah firma analisis risiko dan pemetaan, meluncurkan Atlas Risiko Global 2011. Indonesia bertengger di nomor 32 negara dengan risiko tinggi pertumbuhan ekonomi. Maplecroft mengevaluasi 175 negara di dunia dengan 32 'risiko global' yang bisa berdampak di kawasan dan sektor industri. Fokusnya pada tujuh "risiko global" yakni risiko makroekonomi, risiko keamanan, risiko pemerintahan, keamanan sumber daya, perubahan iklim, pandemi dan daya tahan masyarakat termasuk hak asasi manusia. Dan posisi puncak negara paling berisiko alias risiko ekstrem adalah Somalia (1), Sudan (2), Afghanistan (3) dan Republik Demokrati Kongo (4) yang ditandai dengan pemerintahan lemah, konflik internal dan instabilitas kawasan. Namun, beberapa negara dengan pertumbuhan positif ternyata masuk di jajaran risiko tinggi, mulai dari Nigeria (12), India (15, Filipina (17), Rusia (21) dan ...