REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-Kementerian Luar Negeri RI belum bisa memastikan apakah ada data atau file komputer yang diambil oleh pencuri di hotel tempat delegasi Indonesia menginap di Seoul, Korea Selatan.
Meski demikian, salah satu staf kementerian yang ikut serta dalam delegasi diakui memang sempat kehilangan laptop, namun belum diketahui isi dalam laptop itu.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Michael Tene, ketika dihubungi, Ahad (20/2).
"Informasi yang saya terima dari KBRI Seoul, ada salah satu staf yang ikut di delegasi, kehilangan laptop," kata Michael. Dia enggan menyebut staf itu berasal dari kementerian mana.
Michael menambahkan, staf tersebut melaporkan kehilangan laptop, lalu beberapa saat kemudian pihak keamanan hotel menemukan laptop itu dan diserahkan kepada staf tersebut.
Meski demikian, salah satu staf kementerian yang ikut serta dalam delegasi diakui memang sempat kehilangan laptop, namun belum diketahui isi dalam laptop itu.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Michael Tene, ketika dihubungi, Ahad (20/2).
"Informasi yang saya terima dari KBRI Seoul, ada salah satu staf yang ikut di delegasi, kehilangan laptop," kata Michael. Dia enggan menyebut staf itu berasal dari kementerian mana.
Michael menambahkan, staf tersebut melaporkan kehilangan laptop, lalu beberapa saat kemudian pihak keamanan hotel menemukan laptop itu dan diserahkan kepada staf tersebut.
Komentar
Posting Komentar