Merindumu itu bukan hanya tentang kabarmu, tapi tentang rasaku. Rasa yang selalu kupeluk dalam mimpi terdalam, sampai kau tuntaskan lewat sapa "heyy" dalam tulisan "whatsap"mu. Meringankan beban rindu, yang ku tanggung di belahan otak kecilku, berharap kabarmu pada malam panjang yang kuhabiskan dalam genangan rindu tentangmu. Aku tak sekedar mengingatmu, tapi kemaruk ingin rasa hadirmu, disini, disamping ku, bahkan dalam dekapku sebelum gelap sampai fajar bertemu.
Menikmati proses adalah kemewahan, destinasi adalah bonus.